Rusa Berbulu Merah: Kumpulan Puisi 2008-2013

Rusa Berbulu Merah Kumpulan Puisi Menyisipkan kembali mitologi meresonansikan lagi suara suara purba dan energi energi primordial itulah yang dengan kuat menyeruak dalam sajak sajak Ahda dalam kumpulan ini Sajak sajak mythopoesis yan

  • Title: Rusa Berbulu Merah: Kumpulan Puisi 2008-2013
  • Author: Ahda Imran
  • ISBN: 9789794194287
  • Page: 485
  • Format: Paperback
  • Menyisipkan kembali mitologi, meresonansikan lagi suara suara purba dan energi energi primordial itulah yang dengan kuat menyeruak dalam sajak sajak Ahda dalam kumpulan ini Sajak sajak mythopoesis yang mendenyarkan kelampauan dalam kekinian, keangkeran dalam kecerahan, keutuhan dalam keterputusan Suatu meditasi di tengah puing puing Dia menampilkan kembali binatang binaMenyisipkan kembali mitologi, meresonansikan lagi suara suara purba dan energi energi primordial itulah yang dengan kuat menyeruak dalam sajak sajak Ahda dalam kumpulan ini Sajak sajak mythopoesis yang mendenyarkan kelampauan dalam kekinian, keangkeran dalam kecerahan, keutuhan dalam keterputusan Suatu meditasi di tengah puing puing Dia menampilkan kembali binatang binatang mistis seperti ular dan rusa dan kalajengking, figur figur adimanusia seperti Adam atau Isa atau Buddha atau membantun tokoh tokoh dari legenda seperti Hermes, dan sebagainya dan seterusnya Maka membaca sajak sajaknya kita penaka menerobos lapisan lapisan waktu, bolak balik antara alam kenyataan dan alam kasunyataan Sajak sajak mythopoesis Ahda meminjam ungkapan Mario Vargas Llosa adalah godaan yang mustahil the temptation of the impossible Kita berada di sini dan sekaligus di sana, di mana mana sekaligus tak dimanapun.

    839 Comment

    • Bening Tirta Muhammad says:

      Pertamax!Buku ini sangat mengalir, tidak culas (seperti beberapa penyair sangat mengeksploitasi tubuh wanita), kaya akan dualisme dan revelasi.Ahda meninggalkan pengembangan dari frase-frase tersuratnya untuk kita jawab sendiri.Pada analogi-analogi paling rendah seperti potongan kuku seorang wanita, butuh waktu lama menakar pemosisian penulis dalam lakon sajak.Pada nama dan mata, kita bisa melihat variabel waktu bisa begitu kental.Mungkin yang terbaca tiada artinya karena kau awam. Maka baca "co [...]

    • Fahrul Khakim says:

      Kavernya bikin jatuh cinta. Isinya juga bikin kesengsem. Puisinya sederhana namun mencekam dan mendebarkan seperti menunggu kemunculan hewan mitos (naga).

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *